Yogyakarta boleh
dibilang katanya orang kreatif. Bukan hanya dalam soal kesenian dan sejenisnya.
Adapun Peternak binatang, salah satunya pertenak tikus. Ini bukan semabrang
tikus, melainkan tikus putih. Di Desa Dadapan Timbulharjo Sewon Bantul memiliki
peternakan tikus putih yaitu Bapak Suparno. Pertenekan tikus putih ini memiliki
jenis yaitu Mencit dan Wistar. Mememulai peternakan tikus putih ini sejak tahun
2004. Ketika itu ada mahasiswa farmasi
yang sudah lulus hendak melelang seeokr tikus putih sebagai objek praktikum
dengan sejumlah ±100 ekor, karena mereka ingin kembali ke daerah asalnya, namun
tidak ada yang berminat.
Konsumen tikus putih ini umumnya dari mahasiswa
Fakultas Kedokteran Hewan, Farmasi, Hobby binatang Reptil seperti ular, buaya
dan sebagainya serta kebun binatang Gembira Loka. Tikus putih ini biasanya
dipakai untuk bahan praktikum atau bahan percobaan. Untuk Pertenakan tikus
putih ini yang harus diperhatikan antaranya kandang harus bersih dan kering, tidak
boleh ada suara terlalu berisik, makanan harus terjamin dan Iinduk yang akan
melahirkan harus dipisahkan. Dalam satu kandang tidak boleh ada lebih dari 2
tikus pejantan. Menurut Suparno beternak tikus putih tidaklah terlalu sulit.
Hama penyakit bagi tikus putih juga tidak terlalu sering terjadi.
Oleh : Qoid Fitra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar