Selasa, 11 November 2014

Peternakan Tikus Putih di Dadapan


Yogyakarta boleh dibilang katanya orang kreatif. Bukan hanya dalam soal kesenian dan sejenisnya. Adapun Peternak binatang, salah satunya pertenak tikus. Ini bukan semabrang tikus, melainkan tikus putih. Di Desa Dadapan Timbulharjo Sewon Bantul memiliki peternakan tikus putih yaitu Bapak Suparno. Pertenekan tikus putih ini memiliki jenis yaitu Mencit dan Wistar. Mememulai peternakan tikus putih ini sejak tahun 2004.  Ketika itu ada mahasiswa farmasi yang sudah lulus hendak melelang seeokr tikus putih sebagai objek praktikum dengan sejumlah ±100 ekor, karena mereka ingin kembali ke daerah asalnya, namun tidak ada yang berminat. 

Konsumen tikus putih ini umumnya dari mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan, Farmasi, Hobby binatang Reptil seperti ular, buaya dan sebagainya serta kebun binatang Gembira Loka. Tikus putih ini biasanya dipakai untuk bahan praktikum atau bahan percobaan. Untuk Pertenakan tikus putih ini yang harus diperhatikan antaranya kandang harus bersih dan kering, tidak boleh ada suara terlalu berisik, makanan harus terjamin dan Iinduk yang akan melahirkan harus dipisahkan. Dalam satu kandang tidak boleh ada lebih dari 2 tikus pejantan. Menurut Suparno beternak tikus putih tidaklah terlalu sulit. Hama penyakit bagi tikus putih juga tidak terlalu sering terjadi.

Oleh : Qoid Fitra

Tidak ada komentar:

Posting Komentar